Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips / Cara Berguru Yang Efektif, Baik, Dan Benar

Sahabat Edukasi yang sedang berbahagia...

Belajar yang efektif ialah proses berguru mengajar yang berhasil guna, dan proses pembelajaran itu bisa menawarkan pemahaman, kecerdasan, ketekunan, kesempatan dan mutu / kualitas yang lebih baik serta sanggup menawarkan perubahan sikap dan sanggup diaplikasikan atau diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga hasil dari pembelajaran itu akan sanggup menghasilkan sumber daya insan yang unggul.

Dan untuk mencapai berguru yang efektif tentu saja dalam proses belajarnya harus dilakukan dengan baik dan benar. Berikut ini ialah tips-tips berguru yang baik dan benar :

1. Belajar Kelompok

Belajar kelompok sanggup menjadi aktivitas berguru menjadi lebih menyenangkan lantaran ditemani oleh sobat dan berada di rumah sendiri sehingga sanggup lebih santai. 

Namun sebaiknya tetap didampingi oleh orang remaja menyerupai kakak, paman, bibi atau orang renta biar berguru tidak menjelma bermain. Belajar kelompok ada baiknya mengajak sobat yang bakir dan rajin berguru biar yang tidak bakir jadi ketularan pintar. 

Dalam berguru kelompok kegiatannya ialah membahas pelajaran yang belum dipahami oleh semua atau sebagian kelompok berguru baik yang sudah dijelaskan guru maupun belum dijelaskan guru.

2. Rajin Membuat Catatan Intisari Pelajaran

Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibentuk catatan di kertas atau buku kecil yang sanggup dibawa kemana-mana sehingga sanggup dibaca di mana pun kita berada. Namun catatan tersebut jangan dijadikan media mencontek lantaran sanggup merugikan kita sendiri.

3. Membuat Perencanaan Yang Baik

Untuk mencapai suatu tujuan biasanya diiringi oleh planning yang baik. Oleh lantaran itu ada baiknya kita menciptakan planning berguru dan planning pencapaian nilai untuk mengetahui apakah aktivitas berguru yang kita lakukan telah maksimal atau perlu ditingkatkan. Sesuaikan sasaran pencapaian dengan kemampuan yang kita miliki. Buat planning berguru yang diprioritaskan pada mata pelajaran yang lemah. Buatlah jadwal berguru yang baik.

4. Disiplin Dalam Belajar

Apabila kita telah menciptakan jadwal berguru maka harus dijalankan dengan baik. Contohnya menyerupai berguru tepat waktu dan serius tidak sambil main-main dengan konsentrasi penuh. Jika waktu makan, mandi, ibadah, dan sebagainya telah datang maka jangan ditunda-tunda lagi. Lanjutkan berguru sesudah melaksanakan aktivitas tersebut kalau waktu berguru belum usai. Bermain dengan sobat atau game sanggup merusak konsentrasi belajar. 

Sebaiknya aktivitas bermain juga dijadwalkan dengan waktu yang cukup panjang namun tidak melelahkan kalau dilakukan sebelum waktu belajar. Jika bermain video game sebaiknya pilih game yang mendidik dan tidak menimbulkan rasa ingin tau yang tinggi ataupun rasa kekesalan yang tinggi kalau kalah.

5. Menjadi Aktif Bertanya dan Ditanya

Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakan kepada guru, sobat atau orang tua. Jika kita bertanya biasanya kita akan ingat jawabannya. Jika bertanya, bertanyalah secukupnya dan jangan bersifat menguji orang yang kita tanya. 

Tawarkanlah pada sobat untuk bertanya kepada kita hal-hal yang belum beliau pahami. Semakin banyak ditanya maka kita sanggup semakin ingat dengan balasan dan apabila kita juga tidak tahu balasan yang benar, maka kita sanggup membahasnya bahu-membahu dengan teman.

6. Belajar Dengan Serius dan Tekun

Ketika berguru di kelas dengarkan dan catat apa yang guru jelaskan. Catat yang penting lantaran bisa saja hal tersebut tidak ada di buku dan nanti akan keluar ketika ulangan atau ujian. Ketika waktu luang baca kembali catatan yang telah dibentuk tadi dan hapalkan sambil dimengerti. 

Jika kita sudah merasa mantap dengan suatu pelajaran maka ujilah diri sendiri dengan soal-soal. Setelah soal dikerjakan periksa balasan dengan kunci jawaban. Pelajari kembali soal-soal yang salah dijawab.

7. Hindari Belajar Berlebihan

Jika waktu ujian atau ulangan sudah erat biasanya kita akan panik kalau belum siap. Jalan pintas yang sering dilakukan oleh pelajar yang belum siap ialah dengan berguru sampai larut malam / begadang atau menciptakan contekan. 

Sebaiknya ketika akan ujian tetap tidur tepat waktu lantaran kalau bergadang semalaman akan membawa dampak yang jelek bagi kesehatan, terutama bagi anak-anak.

8. Jujur Dalam Mengerjakan Ulangan dan Ujian

Hindari mencontek ketika sedang mengerjakan soal ulangan atau ujian. Mencontek sanggup menciptakan sifat kita curang dan pembohong. Kebohongan bagaimanapun juga tidak sanggup ditutup-tutupi terus-menerus dan cenderung untuk melaksanakan kebohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan selanjutnya. 

Anggaplah dengan nyontek niscaya akan tertangkap berair guru dan mempunyai masa depan sebagai penjahat apabila kita melaksanakan kecurangan.

9. Jadilah Seorang Pemimpin. Latihlah rasa tanggung jawabmu.

Apabila guru meminta bantuanmu untuk mengerjakan sesuatu contohnya membersihkan kelas, jangan ragu untuk menerimanya. Ajak beberapa sobat kelas dan pimpin mereka untuk membersihkan kelas bersama-sama.

10. Mendengarkan Penjelasan Guru Dengan Baik.

Jawablah setiap pertanyaan yang diajukan oleh guru apabila kau mengetahui jawabannya. Jangan menunggu guru untuk memanggil kau untuk menjawab pertanyaan.

11. Jangan Malu Untuk Bertanya.

Selalu ejekan pertanyaan kepada guru apabila tidak mengerti wacana sesuatu hal.

12. Kerjakan PR

Kerjakan PR dengan baik, jangan selalu mencari alasan untuk tidak mengerjakannya. Jangan malas mengerjakan PR dengan alasan lupa atau menunda-nunda mengerjakannya. Enak kan kalau kita cepat mengerjakan PR, jadi masih punya banyak waktu untuk bermain dan nonton TV deh!

13. Selalu Mengulang Pelajaran yang Sudah diajarkan

Setiap pulang dari sekolah, selalu mengulang pelajaran yang tadi diajarkan. Nanti sewaktu ada ulangan jadi tidak banyak yang harus dipelajari! Asyik!

14. Cukup Istirahat, Makan Dan Bermain

Semuanya dilakukan secara berimbang. Setelah pulang sekolah, kita sering ingin cepat-cepat bermain dan melupakan segala hal penting lainnya, contohnya makan dan istirahat. 

Padahal sesudah seharian di sekolah, tak terasa tubuh kita membutuhkan masukan energi tambahan yang bisa didapatkan dari istirahat dan masakan yang kita makan. Oleh karenanya kita harus sanggup membagi waktu untuk makan, istirahat dan bermain. Kalau semuanya dilakukan dengan baik, tubuh jadi segar setiap hari! Makara tidak sering mengantuk di kelas!

15. Banyak Berlatih Pelajaran Yang Kurang Disukai

Apabila kau tidak menyenangi suatu mata pelajaran, contohnya matematika, maka banyak-banyaklah berlatih, mengikuti kursus atau berguru berkelompok dengan teman. Sehabis berguru bisa bermain dan menambah sobat gres di daerah kursus. Selain itu, siapa tahu dari kurang menyukai matematika, kalian malahan menyukainya.

16. Ikutilah Kegiatan Ektrakurikuler Yang Kamu Senangi

Cari tahu aktivitas apa yang cocok dan kau suka. Contohnya apabila kalian suka pelajaran tae kwon do, cobalah untuk mengikuti kursus dari aktivitas tersebut, sehingga selain berguru pelajaran-pelajaran yang diajarkan di sekolah, kalian juga sanggup mendapatkan pelajaran tambahan di luar sekolah.

17. Cari Seorang Pembimbing Yang Baik

Orangtua ialah pembimbing yang terbaik selain guru. Apabila ada yang kurang terang dari keterangan guru di sekolah, kalian sanggup menanyakan hal tersebut kepada orang tua. Selain itu, kalian juga sanggup berguru dari sobat yang berprestasi.

18. Jangan Suka Mencontek Teman

Kalau mencontek, kau bisa kurang bakir lantaran tidak berpikir sendiri. Lagipula belum tentu, sobat yang kau contek itu menjawab pertanyaan dengan benar. Belum lagi kalau tertangkap berair guru dan sobat lain, aib kan? Kalau kau rajin belajar, niscaya bisa menjawab semua pertanyaan dengan benar sehingga ulangan sanggup nilai baik.

19. Niat Dengan Sungguh-Sungguh

Kalau berguru tidak sungguh-sungguh ataupun tidak niat, yang ada malah pikiran kita melayang kemana-mana. Entah itu wacana makanan, games, lawan jenis, dll. Oleh lantaran itu, berguru yang baik dimulai dengan niat yang sungguh-sungguh.

20. Lokasi dan Situasi Yang Kondusif

Jikalau kita belajar, mustahil kalau kita lakukan di tengah jalan raya? Ataupun ketika kita sedang makan. Cara yang paling efektif untuk berguru ialah mencari daerah yang nyaman dan tidak terlalu banyak gangguan biar kita bisa lebih konsentrasi.

21. Hindari Sikap Tidak Jujur

Sekarang ini banyak siswa menciptakan catatan untuk mencontek ketika ada ulangan atau ujian. Dengan berguru dengan jadwal yang teratur seorang murid akan selalu siap kalau ada ulangan dadakan dan tidak perlu mencontek.

22. Metode Imitasi

Proses berguru bisa berjalan dengan tepat melalui metode imitasi atau meniru. Metode ini di realisasikan ketika seorang menggandakan orang lain atau gurunya, metode ini sering di gunakan anak kecil untuk melafal kata bahasa dari orang tuanya, Begitu juga kalau ia menggandakan banyak sekali perilaku,etika dan tradisi

23. Trial and Error

Manusia juga berguru dari eksperimen pribadi.dia akan berusaha secara sanggup bangkit diatas kaki sendiri untuk memecahkan duduk masalah yang di hadapi.terkadang beberapa kali beliau melaksanakan kesalahan dalam memecahkan masalah, namun beliau juga beberapa kali mencoba untuk melakuakan kembali. Sampai pada akibatnya beliau bisa untuk menuntaskan permasalahan dengan benar.

24. Conditioning

Manusia bisa berguru dengan pengkondisian. Seseorang di katakan berguru dengan pengkondisian kalau ada stimulun dari indrawi yang merangsangnya. Ketika itulah seseorang menanggapi stimulus tersebut. Tanggapan yang ia berikan ialah suatu respon yang juga di barengkan dengan stimulus netral. Kemudian respon menyertai stimulus netral itu akan di ulang beberapa kali.

Setelah di lakukan pengulangan beberapa kali, kita akan menjumpai bahwa stimulus netrsl bisa menawarkan respon dengan sendirinya sekalipun stimulus indrawi sudah tidak ada lagi.contoh klasi yang dilakukan psikolog Rusia Ivan pavlov dalam experimennya yang cukup masyur. 

Dia membunyikan lonceng (stimulus netral) pada waktu beliau meletakkan sedikit masakan di lisan anjing (indrawi).biasanya, kalau masakan itu di letakkan di deapn lisan anjing maka anjing tersebut akan meneteskan air liur (respon).dengan demikian air liur berbarengan dengan bunyi lonceng.

Ketika hal ini di ulangi beberapa kali, maka peneliti mencoba untuk membunyikan lonceng tanpa meletakkan masakan pada lisan anjing tersebut. Maka hasilnya anjing tersebut tetap meneteskan air liur ketika ia mendengar bunyi lonceng, sebuah respon gres yang belum pernah dialami oleh anjing. 

Sekarang anjing tersebut merespon bunyi lonceng dengan meneteskan air liurnya.padahal sebelum di lakukan eksperimen anjing tersebut tidak meneteskan air liur kalau hanya mendengar bunyi lonceng.

25. Metode Berpikir

Proses berguru juga bisa berjalan tepat dengan melalui metode berpikir, dengan metode ini seseorang sering kali bisa menuntaskan duduk masalah hidupnya, beliau akan memilki kesamaan dan apa saja yang tidak mempunyai kemiripan. Dengan demikian beliau akan bisa menarik kesimpulan, dengan pilihan tersebut. Maka pada kuncinya berilah bawah umur kita pertanyaan yang berdasarkan beliau mudah, dengan demikian anak tersebut akan selalu berguru dan berpikir.

26. Mulailah Dari yang “Kecil”

Mulailah berguru dari topik yang paling anda kuasai / gampang. Setelah itu barulah dilanjutkan dengan topik yang lebih “menantang”. Hal ini dimaksudkan biar kita tidak eksklusif down dan frustasi kalau mengerjakan soal-soal sulit terlebih dahulu.

27. Sering-seringlah “Practice

Latihan dan latihan itulah kunci untuk jago dalam suatu mata pelajaran. Semakin banyak anda mengerjakan dan memahami soal semakin terbiasa pula anda dalam mengerjakannya.

28. Fokus

Ketika belajar, kita dituntut untuk serius. Jangan setengah hati. Karena pikiran kita tidak sanggup melaksanakan / memikirkan beberapa aktivitas / hal dalam satu waktu.

29. Mohon Bimbingan-NYA

Jangan lupa banyak-banyak berdoa. Karena selain dari nilai religi-nya, hal tersebut sanggup menciptakan kita lebih fokus ketika berguru dan sanggup menciptakan pikiran kita lebih tenang.

30. Menggunakan Media dan Sumber-Sumber Yang Relevan

Jika kita hanya memakai 1 buku sebagai materi patokan untuk belajar. Apapun hasil yang kita sanggup belum tentu maksimal. Untuk itulah, cobalah untuk mencari-cari hal yang terkait kita pelajari dengan memakai Sumber dan Media yang sudah ada. 

Kita bisa mencarinya dengan memakai Internet, Koran, Buku lain, Majalah, dan lain-lain. Tentu kita juga tidak mau ilmu yang kita sanggup hanya segitu saja lantaran hanya mempunyai 1 buku atau sumber yang tidak lengkap. Untuk itulah, Sumber dan Media hanyalah sebagai komplemen dalam berguru yang baik dan benar.

Referensi artikel : 30 Cara Belajar Yang Baik dan Benar dikutip dari FP Facebook “Mau Pintar, Belajar Di Sini”.

Posting Komentar untuk "Tips / Cara Berguru Yang Efektif, Baik, Dan Benar"