Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bpjs (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan) Jamin Rakyat Kurang Bisa Sanggup Berobat Secara Gratis

Sahabat Edukasi yang sedang berbahagia...

Dalam rangka melakukan amanah Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2019 mengenai sistem jaminan sosial nasional, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Selasa (31/12) meresmikan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan), Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan), serta peluncuran agenda Jaminan Kesehatan Nasional di Istana Bogor, Jawa Barat.

"Terhitung mulai besok, tanggal 1 Januari 2014, pada tahap awal, kita berikan pelayanan kesehatan kepada 121 juta akseptor atau setara dengan 48% jumlah penduduk Indonesia. 

Ini merupakan lompatan besar yang dilakukan negara kita semenjak Indonesia merdeka. Dengan cakupan pelayanan sebesar itu agenda ini tidak oleh akan tertandingi forum asuransi mana pun" demikian pernyataan Presiden SBY.

Jumlah tersebut merupakan sebuah lompatan besar bagi bangsa Indonesia dalam hal jaminan sosial bagi masyarakatnya. Bahkan pada tahun 2020 yang akan datang, ditargetkan jumlah tersebut akan bertambah secara signifikan mengingat kepesertaan penduduk dalam sistem jaminan sosial nasional akan meliputi seluruh rakyat Indonesia.

Presiden SBY juga menyampaikan bahwa jumlah kepesertaan tersebut akan jauh melampaui jumlah kepesertaan dari forum asuransi manapun sehingga diharapkan, selain besar dari segi jumlah peserta, sistem jaminan sosial di Indonesia juga sanggup menjadi role model dari best practice dalam hal sistem jaminan sosial yang disediakan oleh negara bagi warganya. (Dukjak/RYU-Humas/DAR)

Sumber : Kemsesneg RI

Posting Komentar untuk "Bpjs (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan) Jamin Rakyat Kurang Bisa Sanggup Berobat Secara Gratis"