Jangan Sepelekan Dapodik - Apa Tunjangan-Tunjangan Guru Bukan Dari Dapodik…???

Sahabat Operator Dapodikdas yang berbahagia...

Artikel yang tidak mengecewakan panjang ini saya share dari catatan Fb Bpk. Asep Sulle Morana yang berdasarkan saya pribadi, goresan pena ini sangat cerdas dan inspiratif, sampai layak untuk dibaca oleh seluruh pihak terkait dengan Dapodik, mulai dari Operator Sekolah, Guru, sampai Kepala Sekolah, semoga share catatan ia ini bermanfaat bagi kita semua… Amiin…

Sebelumnya saya sudah menciptakan catatan "JANGAN SEPELEKAN DAPODIK". Karena masih banyaknya yang belum mengerti dan saya tak bosan-bosannya menciptakan mengerti maka saya buat catatan ini :

Banyak guru-guru yang sudah bersertifikasi terutama di bawah naungan Kemendiknas belum mengerti bahwa dasar pencairan proteksi diambil dari DAPODIK, sehingga terkesan SOMBONG, AROGAN, MENYEPELEKAN DAPODIK dan lebih parah lagi menganggap pekerjaan Operator yaitu Pekerjaan yang sanggup dilakukan sembarang orang dan terkesan MEREMEHKAN Pekerjaan Operator Sekolah. Sehingga Sebagian Besar Kepala Sekolah dan Guru-Guru yang belum mengerti pentingnya tugas Operator Sekolah kurang perhatian Kepada Operator Sekolah yang Notabene yaitu UJUNG TOMBAK Penyampai DATA Sekolah dan Guru-Guru. Banyaknya Keluhan dari Operator Sekolah mengenai kesejahteraan dan kurangnya kepedulian sekolah dalam memfasilitasi kelancaran dalam pengisian DAPODIK ini.

DAPODIK 2019 sangat membutuhkan ketelitian, keakuratan data secara detail dan rinci, dan ini membutuhkan SDM yang handal dalam mengerjakannya, selain handal, kesabaran dan badan yang prima sangat diharapkan dalam pengisian DAPODIK 2019 ini dan akan terus berkelanjutan seiring penyempurnaan Aplikasi pada tahun ke depan. Ditambah lagi rasa tanggung jawab input data yang real sebab dibayang-bayangi UU ITE, "Tanggung Jawab dan Kerahasian Data" ; Berdasarkan  Undang-undang Republik Indonesia  Nomor 11  tahun  2008  tentang  Informasi  dan Transaksi Elektronik, Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Transaksi Elektronik dilaksanakan berdasarkan asas kepastian hukum,  manfaat,  kehati-hatian,  iktikad  baik,  dan  kebebasan  memilih  teknologi  atau  netral  teknologi.

Sosialisasi yang minim dari Dinas Pendidikan secara berjenjang tidak eksklusif masuk ke sekolah-sekolah, sementara Training Of Trainer yang dilaksanakan oleh Pusat tidak efektif sebab Sebagian Besar Peserta Trainer Of Trainer yang dikirimkan yang Notabene SDM terpilih dari Dinas Kabupaten tidak sanggup mengaplikasikanya kembali ke para Operator Sekolah walaupun ada hanya sekedarnya saja dan pada dikala OPS kesulitan mengenai tekhnis Aplikasi merekapun angkat pundak dan diam, sehingga menciptakan para OPS mencari tahu sendiri gosip dari jejaring sosial FB, Twiter, dan blog-blog yang awut-awutan di dunia maya dan ternyata LEBIH EFEKTIF dan sanggup lebih dimengerti.

Inilah Pesan dari Petinggi P2TK, bapak Tagor Alamsyah Harahap yang juga mengingatkan kita para manusia dunia pendidikan :

Berdasarkan pengalaman tahun 2019 maka perlu diperhatikan biar tidak terulang di tahun 2014 yaitu :

1.      Pastikan data yang terkiirim ke server sentra yaitu data semester 2 (genap).
2.      Pastikan guru tersebut status aktif dan semua variabel terisi dengan benar ibarat masa kerja sesuai riwayat kepangkatan, golongan, NIP, status kepegawaian, JJM tidak kosong, dll.
3.      Nama di Dapodik, nama di kelulusan sertifikasi, dan nama di NUPTK harus sama persis dihentikan ada bedanya termasuk gelar dan titik komanya.
4.      Pastikan memakai NUPTK sendiri bukan punya guru lain.
5.      Jangan berupaya tukar-tukar JJM dengan maksud membantu guru lain biar sanggup terbit SKnya sebab historis kepemilikan jam tersebut sudah tercatat di Dapodik.
6.      Pengiriman data sesuai jadwal batas waktu yg ditentukan, pengiriman yg melewati batas waktu walaupun data sudah benar tidak akan kami gunakan untuk penjaringan calon akseptor tunjangan.
7.      Guru wajib memantau datanya sendiri sehingga tidak menyalahkan pihak lain kalau datanya salah.
8.      Gunakan layanan internet untuk "cek info PTK" dan "Cek SK " yang sudah kami sediakan.
9.      Lakukan update data minimal setiap 3 bulan sebab pencairan proteksi akan melihat kebenaran data setiap akan mencairkan per triwulan. Bagi yang berubah sehingga tidak memenuhi syarat akan kami stop tunjangannya.
10.    Bagi guru yang sudah inpassing tetapi belum diadaptasi biar mengirimkan copy SK inpassing ke kementerian sanggup melalui email ke alamat Admin SIMSKTP <admin.simsktp@gmail.com>;
11.    Kepada Operator Dapodik Kab/Kota dan Operator Tunjangan Kab/Kota biar terus memantau progress pengiriman sekolah di wilayah masing2.
12.    Program Dapodik sudah berjalan semenjak tahun kemudian dan sudah diketahui oleh seluruh kab/kota se-Indonesia, maka kalau ada kab/kota yang terlambat merespon sehingga tidak menerima kuota proteksi maka tidak ada toleransi sebab kami tidak mendapatkan alasan apapun dengan adanya pergantian operator kab/kota, atau pergantian pejabatnya.

CATATAN INI MUDAH-MUDAHAN MEMBUKA HATI, PIKIRAN YANG BERSIH UNTUK KITA TERUTAMA YANG BERKECIMPUNG DI DUNIA PENDIDIKAN SEHINGGA LEBIH MENGERTI DALAM MENILAI DAN MEMAHAMI DAPODIK BESERTA OPERATORNYA YANG SEBAGIAN BESAR ADALAH HONORER, DAN JUGA PIHAK-PIHAK TERKAIT DIDAERAH SEBAGAI PEMEGANG KEBIJAKAN AGAR LEBIH BISA KREATIF, BERGERAK KE BAWAH, MEMBUAT SEBUAH TIM DI WILAYAHNYA DENGAN SDM YANG SUDAH TERUJI DALAM MENSUKSESKAN DAPODIK INI, DAN JUGA DIHARAPKAN PERHATIAN DARI PUSAT UNTUK PARA OPERATOR SEKOLAH AGAR STATUS PARA OPERATOR JELAS DAN MEMPUNYAI DASAR HUKUM KUAT SEHINGGA LEBIH NYAMAN DALAM MELAKSANAKAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWABNYA.

PENGHARGAAN YANG SEBESAR-BESARNYA DAN SETINGGI-TINGGINYA UNTUK SELURUH OPERATOR SEKOLAH TERUTAMA PARA SUKARELAWAN DAPODIK, PARA GERILYAWAN DAPODIK YANG SUDAH MENCURAHKAN SEGALA WAKTU, PIKIRAN DAN TENAGA UNTUK BERBAGI MEMBERIKAN PENCERAHAN TANPA ADA EMBEL-EMBEL APAPUN.

TERIMAKASIH JUGA UNTUK DITJEN KEMENDIKNAS YANG BARU-BARU INI SUDAH MENGAPRESIASI REKAN-REKAN OPERATOR SUKARELAWAN DAPODIK, SEMOGA INI TERUS BERLANJUT UNTUK REKAN-REKAN YANG LAIN.

SALAM SATU NUSA, SATU BANGSA, SATU BAHASA, SATU DATA BERKUALITAS

Belum ada Komentar untuk "Jangan Sepelekan Dapodik - Apa Tunjangan-Tunjangan Guru Bukan Dari Dapodik…???"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel