Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tanggapan Bpk. Tagor Alamsyah Harahap ==> “Terjawab Korelasi Dapodik, P2tk Dan Padamu Negeri”

Sahabat Operator Dapodikdas yang berbahagia...

Beberapa catatan perihal pengumuman terkait kesimpulan yang tidak sempurna yaitu pada point B, Memang NRG disetor secara manual, yang benar seharusnya tidak secara manual tapi secara on line. 

Ini pertanda bahwa sistem padamu tidak terintegrasi dengan Dapodik yang oleh surat menteri menjadi satu-satunya aplikasi penjaringan data resmi di kementerian.

Point C, JJM pada Dapodik sebagai salah satu syarat SK pemberian tunjangan profesi. Ini memang benar namun alasannya ialah JJM tidak dipakai oleh sistem Padamu dalam memilih calon penerima sertifikasi tetapi dari akreditasi diatas dokumen saja, maka dikala guru lulus PLPG dan kembali mengajar tidak sanggup terbit SK alasannya ialah tidak 24 jam. Ini pertanda sistem Padamu tidak link dengan Dapodik.

Point D, bagi guru yang akan diterbitkan NRG harusnya tidak perlu lapor, alasannya ialah semua data yg diperlukan untuk penerbitan NRG sudah ada dalam Dapodik yang sudah diverval, harusnya NRG otomatis terbit alasannya ialah kelengkapan data sudah ada. Ini pertanda tidak ada link Padamu dengan Dapodik.

Point E, benar sumber data untuk sertifikasi dari Padamu Negeri, hal inilah penyebab utama permasalahannya alasannya ialah tidak terintegrasi dengan Dapodik, maka calon yang dijaring di luar sistem Dapodik bila sudah lulus akan menambah permasalahan yaitu tidak melihat kepemilikan 24 menurut di hitungan Dapodik sehingga sesudah lulus nggak terbit SKTP alasannya ialah 24 jam hanya menurut akreditasi saja dalam dokumen, penentuan calon tidak melihat perhitungan kebutuhan guru sehingga lulusan gres justru menambah duduk kasus alasannya ialah guru yang lulus sudah melebihi guru yang dibutuhkan, sehingga mereka tidak akan sanggup jam, sebaiknya calon menurut peta kelebihan dan kekurangan guru yang mengacu ke sim Rasio yang bersumber dari Dapodik.

Jadi kesimpulannya tidak ada kaitannya sistem Padamu Negeri dengan sistem Dapodik (mohon disebarkan supaya dipahami Dapodik sudah dirancang untuk 3 jenis entitas guru, siswa, dan sekolah secara individual dan relasional untuk melayani Semua kebutuhan kementerian, makanya terbit surat menteri yang melarang adanya penjaringan data di luar Dapodik yang bangkit sendiri).

Referensi artikel : Bpk. Tagor Alamsyah Harahap

Posting Komentar untuk "Tanggapan Bpk. Tagor Alamsyah Harahap ==> “Terjawab Korelasi Dapodik, P2tk Dan Padamu Negeri”"