Tunjangan Bagi Guru Non-Pns Rp. 5 Triliun Dan Tunggakan Pembayaran Pemberian Profesi Rp. 8 Triliun Siap Cair Tamat Maret Atau Pekan Pertama April 2014

Sahabat Edukasi yang sedang berbahagia...

Pencairan sumbangan profesi pendidik (TPP) menjadi topik khusus dalam Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) 2014. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengambil alih pencairan TPP untuk guru-guru swasta (non PNS). 

Mendikbud Mohammad Nuh menuturkan, anggaran sumbangan profesi guru non PNS itu berkisar antara Rp 4 triliun sampai Rp 5 triliun. Dia menuturkan bahwa sumbangan itu akan dibayarkan final bulan ini. "Paling molor pekan pertama April," kata Nuh, kemarin (8/3).

Skema pembayaran sumbangan profesi itu berbeda dengan dana BOS, meskipun keduanya dibayar setiap tiga bulan sekali. Nuh menyampaikan dana BOS dibayar di awal bulan di periode tiga bulanan. 

Sedangkan pembayaran sumbangan profesi guru, dibayar di final bulan di periode tiga bulanan. Alasannya ialah guru diminta untuk bekerja dulu, gres mendapat sumbangan profesi itu.

Menteri asal Surabaya itu mengatakan, Kemendikbud sedang menyusun database guru-guru bersertifikat profesional yang berhak mendapat sumbangan profesi. 

Dengan data ini, ia berharap sumbangan profesi dapat dibayarkan secara sempurna waktu dan sempurna jumlah.Persoalan yang masih mengganjal dalam pencairan sumbangan profesi itu adalah, pencairan untuk guru-guru PNS yang jumlahnya lebih banyak. Nuh menuturkan dalam Rembuknas ini, jajaran pemda kabupaten dan kota setuju untuk mempercepat pencairan sumbangan profesi.

Dia menyampaikan Kemendikbud tidak dapat mengintervensi secara lebih dalam pencairan sumbangan profesi untuk guru PNS. Sebab dananya masuk kategori transfer daerah, dan uangnya tidak transit di rekening Kemendikbud.

Nuh berharap jajaran pemda kesepakatan untuk mencairkan sumbangan profesi itu. Sehingga guru PNS maupun non PNS sama-sama dapat mencicipi sumbangan profesi sempurna waktu dan sempurna jumlah. Dia menuturkan pencairan sumbangan profesi guru swasta yang ditangani Kemendikbud, dapat menjadi pola pencairan sumbangan serupa untuk guru PNS.

Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendikbud Haryono Umar mengatakan, pencairan sumbangan profesi guru-guru PNS akan diawasi serius. "Pucuk pengawasannya kita minta tolong teman-teman di KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi, red)," kata dia.

Haryono menyampaikan tunggakan pembayaran sumbangan profesi yang mencapai Rp 8 triliun siap dikucurkan. Sebab Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sudah hampir merampungkan audit khusus pencairan sumbangan profesi. Hasil audit itu nantinya digunakan dasar bagi pemda untuk mencairkan sumbangan profesi. "Sampai kini audit masih berjalan. Tapi BPKP siap merampungkan secepatnya," ujar laki-laki yang juga pernah menjadi pegawai BPKP itu. (wan)

Belum ada Komentar untuk "Tunjangan Bagi Guru Non-Pns Rp. 5 Triliun Dan Tunggakan Pembayaran Pemberian Profesi Rp. 8 Triliun Siap Cair Tamat Maret Atau Pekan Pertama April 2014"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel