Program Wajib Berguru Sepanjang Hayat

Program Wajib Belajar Seumur Hidup- Sobat, Pemerintah Indonesia secara sedikit demi sedikit sudah berhasil melakukan kegiatan wajib mencar ilmu 6 tahun, dan Program Wajib Belajar 9 Tahun tengah berjalan, selanjutnya Indonesia juga akan meningkatkan programnya menjadi Program Wajib Belajar 12 tahun, dan seterusnya yang mungkin juga setengah masa lagi Indonesia akan semakin maju dan berkembang dan mencanangkan wajib mencar ilmu minimal hingga sanggup gelar Sarjana.

Sobat Pembaca, bekerjsama saya pun sedikit paham dengan apa yang menjadi kegiatan pemerintah Indonesia itu yang dimaksud ialah Program Wajib Belajar Formal, he he

Sebenarnya judul artikel ini juga sanggup dikatakan berlebihan alias lebay, he he juga, akan tetapi sanggup juga dikatakan biasa-biasa saja alasannya Program Wajib Belajar Sepanjang Hayat telah usang dicetuskan oleh Tokoh Legendaris Dunia ya siapa lagi kalau bukan Idola umat Islam yakni Nabi Muhammad SAW ( bagi pembaca yang non Islam, saya mohon maaf ya? ) mohon dimaklumi alasannya saya harus mengetiknya. he he, walaupun saya merasa sering tidak yummy kalau harus nulis di blog wacana hal-hal yang menyangkut SARA,. Untuk itu semenjak dulu Admin termasuk orang yang sangat mengidolakan siapa pun yang mirip GUS DUR dengan pluralismenya.

Sobat Pembaca, Program atau Gerakan Wajib Belajar Seumur Hidup sudah dituangkan oleh Nabi Muhammad SAW dalam hadits yang terjemahannya " Mencari ilmu itu wajib bagi Muslim dan Muslimah ", kemudian yang lebih khusus lagi " Carilah ilmu semenjak buaian hingga ke liang lahat", dalam haditsnya lagi " Carilah ilmu walau hingga ke negeri China ".

Memahami hadits yang terjemahannya mirip 3 terjemahan di atas, terlihat juga kalau Nabi Muhammad SAW itu mengajarkan kepada umat Islam untuk saling menghormati walaupun dengan orang yang berbeda keyakinan, terbukti dalam hadits tersebut yang diwajibkan ialah khusus muslim dan muslimah. ( maaf, saya bukan menafsiri sebuah hadits alasannya bukan wewenang maupun keahlian saya ), di sini sifatnya hanya pemahaman.

Pada hadits yang terjemahannya " Carilah ilmu semenjak buaian hingga ke liang lahat" ini jelas-jelas terasa bahwa memang tiada kata yang sempurna sebagai alasan untuk tidak belajar, alasannya ilmu Allah itu sangat banyak, mirip yang dicontohkan pada dongeng perjalanan Nabi Musa dengan nabi Hidir bahwa ilmu Allah yang diturunkan ke alam ini hanya menyerupai air yang menetes dari paruh burung ke samudra.

 Pemerintah Indonesia secara sedikit demi sedikit sudah berhasil melakukan kegiatan wajib mencar ilmu  Program Wajib Belajar Sepanjang Hayat
Selanjutnya bila dipahami Program saling Tukar Mahasiswa se-Dunia juga bukan hal yang gres alasannya Nabi Muhammad SAW pun sudah mengajarkan dalam hadits yang terjemahannya " Carilah ilmu walaupun hingga ke negeri China " yang terkandung maksud walaupun jauh ilmu itu harus dicari dan dimiliki. Makara tak heran dan tidak tidak mungkin bila suatu ketika nanti PROGRAM atau GERAKAN WAJIB BELAJAR SEPANJANG HAYAT pun akan menjadi sangat terkenal di seluruh penjuru Dunia.

Sebenarnya siapa sih yang hingga ketika ini tengah selalu berjuang meneruskan Program Wajib Belajar Sepanjang Hayat ?

Sobat Pembaca, mirip umat Islam tahu bahwa Nabi Muhammad mempunyai banyak penerus kegiatan dia yakni para Kyai, Alim, Ulama yang menyebar di seluruh dunia. Ya merekalah yang penerus usaha dan kegiatan Nabi Muhammad SAW, alasannya mereka ialah pewaris para Nabi.

Sobat Pembaca, mirip umat Islam telah maklum/mengetahuinya bahwa betapa gigih Abu Lahab dan Abu Jahal dalam menentang Nabi Muhammad wacana pedoman Islam, akan tetapi Nabi Muhammad SAW tetap menghormati Abu Lahab dan Abu Jahal. Hal ini mengatakan betapa mulianya hati Nabi Muhammad SAW, sehingga kita sanggup mengambil pelajaran wacana begitu pentingnya untuk saling menghargai antara sesama manusia.

Sobat Pembaca, kiranya sementara hanya itu yang saya tuliskan di halaman ini wacana Program Wajib Belajar Sepanjang Hayat. Semoga bermanfaat

Belum ada Komentar untuk "Program Wajib Berguru Sepanjang Hayat"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel