Kemendikbud Mencanangkan Gerakan Penumbuhan Kebijaksanaan Pekerti

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Mencanangkan Gerakan Penumbuhan Budi Pekerti-Pada masa sekarang pendidikan dan pengamalan kecerdikan pekerti sangat lebih diharapkan dan dilakukan. Pemerintah via Kemdikbud sudah secara resmi mencanangkan gerakan Penumbuhan Budi Pekerti melalui serangkaian kegiatan non kurikuler sesuai dengan Peraturan meneteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2019.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Bapak Anies Baswedan menegaskan, sekolah bukan lagi menanamkan kecerdikan pekerti akan tetapi setiap sekolah harusnya bisa menumbuhkan kecerdikan pekerti pada siswa. Hal tersebut disampaikan oleh pak Menteri sebab berdasarkan dia antara kata/istilah menumbuhkan dengan menanamkan itu mempunyai makna yang berbeda.

“Menumbuhkan artinya kita menyiapkan satu lingkungan yang memungkinkan belum dewasa kita tumbuh kecerdikan pekertinya, bukan dari luar ditancapkan dan ditanamkan,” katanya ketika memperlihatkan kode pada pelaksanaan upacara bendera di SD Negeri 01 dan 06 Pagi Lebak Bulus, Jakarta, Senin (27/7/2019).

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Mencanangkan Gerakan Penumbuhan Budi Pekerti Kemendikbud Mencanangkan Gerakan Penumbuhan Budi Pekerti
Gerakan Penumbuhan Budi Pekerti via Kemendikbud

Mendikbud menjelaskan, hal pertama yang dilakukan untuk menumbuhkan kecerdikan pekerti pada siswa yaitu diajarkan kemudian dibiasakan dan dilatih secara konsisten. Setelah itu, kata dia, akan menjadi kebiasaan pada siswa yang kemudian terbentuk huruf dan selanjutnya menjadi budaya terutama budaya di sekolah. “Untuk menjadi budaya perlu melewati beberapa proses tersebut,” ujarnya.

Mendikbud mengungkapkan, pada pada dasarnya kecerdikan pekerti perlu ditumbuhkan sebagai kebiasaan bukan sebagai pengetahuan saja. Kebiasaan itu, kata dia, artinya sesuatu hal yang dikerjakan secara rutin atau terus menerus dan apabila kecerdikan pekerti itu tumbuh sebagai kebiasaan maka akan menjadi huruf yang selanjutnya menjadi budaya. “Harapannya para guru, para kepala sekolah, menyadari bahwa kita mulai tahun ini serius bicara wacana penumbuhan kecerdikan pekerti,” tuturnya.
( Sumber: http://www.kemdikbud.go.id/kemdikbud/berita/4406 )

Para pembaca, kita perlu bersyukur sebab pemerintah begitu memperhatikan wacana watak atau kecerdikan pekerti melalui gerakan penumbuhan kecerdikan pekerti lewat pendidikan formal. Semoga upaya pemerintah sanggup berhasil.

Walaupun demikian, hal yang tak kalah penting yaitu pendidikan Agama yang mestinya harus disampaikan semenjak dini. Jika dalam suatu keluarga, seorang anak mendapat ilmu agama semenjak kecil maka insya Allah para Guru pun akan lebih gampang dalam mendidik siswanya (siswa  yang sudah mempunyai bekal ilmu Agama dari keluarga atau lngkungannya). Kaprikornus antara pendidikan di keluarga, lingkungan, dan sekolah memang rasanya suatu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.



Belum ada Komentar untuk "Kemendikbud Mencanangkan Gerakan Penumbuhan Kebijaksanaan Pekerti"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel