Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mau Tahu Syarat Dan Aktivitas Registrasi Kuliah Gratis Dengan Santunan Bidikmisi 2019? Simak Di Sini

Apa Syarat Pendaftaran Bidikmisi 2019?_Bisa menuntaskan pendidikan hingga jenjang Perguruan Tinggi (PT) merupakan salah satu investasi yang sangat penting. Sangat disayangkan apabila bawah umur bangsa yang menetapkan untuk tidak melanjutkan  ke Perguruan Tinggi alasannya yaitu duduk perkara biaya. Padahal banyak cara untuk membantu pembiayaan pendidikan ke Perguruan Tinggi, yang mana salah satunya melalui tunjangan bidikmisi.
Bisa menuntaskan pendidikan hingga jenjang Perguruan Tinggi  Mau Tahu Syarat dan Jadwal Pendaftaran Kuliah Gratis dengan Bantuan Bidikmisi 2020? Simak di sini

Buat Anda yang belum tahu, bidikmisi merupakan tunjangan biaya pendidikan yang dikhususkan bagi calon mahasiswa dengan kondisi ekonomi yang kurang mampu, namun mempunyai prestasi akademik yang unggul. Jika Anda salah satu orang yang ingin melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi, namun terbentur duduk perkara ekonomi, maka tunjangan Bidikmisi yaitu solusinya.

Tidak ada lagi alasan seseorang menunda pendidikannya, alasannya yaitu duduk perkara biaya. Jika Anda merupakan siswa/siswi berprestasi, maka jangan sia-siakan kesempatan untuk mendapatkan tunjangan bidikmisi ini.

Dan sekali lagi kami sampaikan di sini, tunjangan Bidikmisi ini tidak diberikan secara sembarangan kepada semua calon mahasiswa. Karena, tunjangan ini hanya diberikan kepada khusus pada calon mahasiswa yang mempunyai prestasi akademik sebagai jaminan ia sanggup menuntaskan pendidikan di Perguruan Tinggi sempurna waktu.

Untuk mendapatkan tunjangan Bidikmisi, Anda harus mendaftar terlebih dahulu. Dan untuk mendaftar diharapkan beberapa syarat yang harus dipenuhi. Lantas apa sajakah syarat registrasi Bidikmisi 2019 ni? Langsung saja simak dengan cermat ulasan berikut ini!

Syarat-Syarat Pendaftaran Bidikmisi 2019
1. Anda merupakan siswa SMA/SMK/Sederajat yang akan lulus tahun 2019.

2. Anda yaitu lulusan tahun 2019 yang tidak mendapatkan Bidikmisi serta tidak bertentangan dengan ketentuan-ketentuan mahasiswa gres di Perguruan Tinggi.

3. Usia maksimal 21 tahun (pada ketika mendaftar).

4. Secara ekonomi mempunyai status kurang mampu, dengan kriteria:
a) Merupakan siswa peserta Beasiswa Siswa Miskin (BSM), atau merupakan pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP);

b) Pendapatan kotor orangtua/wali per bulan maksimal sebesar Rp 3.000.000,00 atau pendapatan kotor orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750.000,00 per bulan.

5. Pendidikan orangtua/wali maksimal S1 atau Diploma.

6. Mempunyai prestasi akademik yang unggul, yang didasarkan pada rekomendasi kepala sekolah secara objektif dan akurat.

7. Memilih salah satu dari Perguruan Tinggi Negeri atau PTS, dengan ketentuan sebagai berikut:
a)PTN melalui seleksi ujian masuk dengan pilihan:
  • Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)
  • Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)
  • Seleksi Mandiri PTN.
b)Politenik, UT, serta ISI
c)PTS sesuai dengan pilihan dari seleksi ujian masuk.

Jika Anda menentukan SNMPTN dan SBMPTN, maka perlu diperhatikan beberapa ketentuan seleksi jalur SNMPTN dan SBMPTN sebagai berikut:
  • Masing-masing Perguruan Tinggi Negeri melaksanakan seleksi peserta yang merupakan rekomendasi bidikmisi sesuai persayaratan dan kriteria dari masing-masing PTN.
  • Masing-masing Perguruan Tinggi Negeri melaksanakan seleksi peserta didasarkan pada prioritas prestasi akademik yang paling unggul, yang paling tidak bisa secara ekonomi, kualitas sekolah, serta alamat asal pendaftar. Perguruan Tinggi Negeri akan melaksanakan kunjungan ke alamat pendaftar untuk mengetahui kondisi sesungguhnya.
  • Masing-masing Perguruan Tinggi Negeri akan melaksanakan pertimbangan khusus terkait kelulusan seleksi yang akan diberikan kepada pendaftar dengan prestasi ekstrakulikuler dengan prestasi paling rendah peringkat ke-3 pada tingkat Kabupaten/Kota, serta prestasi non-kompetitif ibarat Ketua OSIS.
  • Pendaftar Bidikmisi untuk peserta BSM dan/atau mempunyai KIP akan dikecualikan pada verifikasi kelayakan ekonomi. Akan tetapi, apabila dikemudian hari ditemukan pelanggaran yang ternyata tidak layak mendapatkan bantuan, maka akan dikenakan sanksi.
  • Kunjungan ke alamat pendaftar juga sanggup dilakukan dengan mendayagunakan salah satu mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri yang bersangkutan, atau Perguruan Tinggi Negeri yang berasal dari domisili pendaftar dengan mekanisme yang telah ditentukan.
  • Hasil dari seleksi nasional calon mahasiswa akan diumumkan oleh Rektor atau Ketua yang berwenang melalui media yang sanggup diakses secara online oleh para pendaftar, dan akan diinformasikan ke Ditjen Belmawa dengan Sistem Informasi Manajemen Bidikmisi.
Sementara, jikalau Anda menentukan jalur bidikmisi PTS, perlu diketahui bahwa tidak semua Perguruan Tinggi Swasta menyelenggarakan aktivitas bidikmisi. Untuk ketentuan bidikmisi Perguruan Tinggi Swasta yaitu sebagai berikut:
  • Masing-masing Perguruan Tinggi Swasta melaksanakan seleksi dengan memprioritaskan pendaftar yang mempunyai prestasi akademik yang tinggi, paling tidak bisa secara ekonomi, serta asal kawasan pendaftar.
  • Masing-masing Perguruan Tinggi Swasta sanggup melaksanakan kunjungan ke pendaftar dengan mendayagunakan salah satu mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta yang bersangkutan ataupun Perguruan Tinggi Swasta dari domisili pendaftar mekanisme yang telah ditentukan.
  • Pendaftar Bidikmisi untuk peserta BSM dan/atau mempunyai KIP akan dikecualikan pada verifikasi kelayakan ekonomi. Akan tetapi, apabila dikemudian hari ditemukan pelanggaran yang ternyata tidak layak mendapatkan bantuan, maka akan dikenakan sanksi.
  • Hasil seleksi calon mahasiswa akan diumumkan oleh panitia seleksi PTS, dan kemudian diinformasikan ke Ditjen Dikti dengan Sistem Informasi Manajemen Bidikmisi. 
Berdasarkan ulasan di atas, perlu digarisbawahi bahwa syarat registrasi bidikmisi 2019 pada pada dasarnya yaitu, pendaftar merupakan siswa SMK/SMA/Sederajat yang lulus tahun 2019 yang tidak mendapatkan bidikmisi dan tidak melanggar ketentuan, atau siswa SMK/SMA/Sederajat yang akan lulus tahun 2019, mempunyai potensi atau prestasi akademik yang unggul, kondisi ekonomi yang kurang mampu, dan mempunyai bukti layak mendapatkan tunjangan bidikmisi ibarat BSM atau KIP.

Setelah memenuhi persyaratan-persyaratan yang telah ditetapkan, selanjutnya melaksanakan selesksi ujian masuk perguruan tinggi, yang nantinya akan diseleksi oleh masing-masing Perguruan Tinggi Negeri atau PTS, guna menjaring pendaftar yang dirasa layak mendapatkan bidikmisi.

Jadwal Pendaftaran Bidikmisi Tahun 2019
Bisa menuntaskan pendidikan hingga jenjang Perguruan Tinggi  Mau Tahu Syarat dan Jadwal Pendaftaran Kuliah Gratis dengan Bantuan Bidikmisi 2020? Simak di sini

Bagi peserta pendaftar Bidikmisi yang ingin melihat syarat registrasi bidikmisi lebih lanjut ataupun pengumumuan seleksi perguruan tinggi sanggup mengunjungi laman website resmi bidikmisi.

Nah, itulah gosip terkait syarat registrasi bidikmisi 2019. Semoga ulasan diatas sanggup menawarkan gosip terkait registrasi bidikmisi bagi siswa/siswi SMA/SMK/Sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi. Semoga bermanfaat.

Posting Komentar untuk "Mau Tahu Syarat Dan Aktivitas Registrasi Kuliah Gratis Dengan Santunan Bidikmisi 2019? Simak Di Sini"