Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Perhitungan Dana Transfer Proteksi Profesi Guru (Tpg) Tahun 2019

Perhitungan Dana Transfer Tunjangan Profesi Guru (TPG) Tahun 2019 Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
1. Dana transfer tempat DAK Non Fisik untuk TPG dalam 1 tahun sebesar Rp.68.807M dan dana cadangan Rp.2.212 M, sehingga total menjadi Rp.71.020M (sesuai Perpres 137/2019) yang dalam penyalurannya ke kabupaten/kota dilaksanakan dalam 4 Triwulan (Tw 1= 30%; Tw 2= 25%; Tw 3= 25%; Tw 4= 20%).
Perhitungan Dana Transfer Tunjangan Profesi Guru  Perhitungan Dana Transfer Tunjangan Profesi Guru (TPG) Tahun 2020

2. Perpres 137/2019 direvisi pada APBNP 2019 melalui Perpres 66/2019 menyebutkan DAK Non Fisik untuk TPG dalam 1 tahun menjadi sebesar Rp69.762M.

3. Perhitungan kebutuhan TPG tahun 2019 sebesar Rp.69.762M terdiri atas:
a) Guru PNS Daerah Pemilik akta pendidik sebanyak 1.3 juta Orang, sebesar Rp.67.550M. Daftar individu pemilik akta pendidik tersedia;
b) Dana cadangan sebesar Rp.2.212M.

4. Anggaran Rp.67.550M seluruhnya akan dikirimkan ke Pemerintah tempat (Pemda) untuk pembayaran sumbangan Profesi Guru PNS Daerah tahun 2019 dengan perkiraan belum ada dana SILPA (Sisa Lebih Penggunaan Anggaran) hingga dengan tahun 2019. Sebab hingga dengan bulan Oktober tahun 2019 belum ada info mengenai dana SILPA.

5. Apabila dana SILPA hingga dengan tahun 2019 telah diperoleh melalui Rekonsiliasi antara Kemendikbud, Kementerian Keuangan, BPKP, dan Pemda, maka hasil Rekonsiliasi tersebut akan menjadi tumpuan pengurangan angka Rp67.550M. dengan demikian kebutuhan sumbangan profesi guru sanggup terpenuhi sesuai dengan kebutuhan.

6. Hasil Rekonsiliasi pada bulan Mei 2019 antara Kemendikbud, Kemenkeu, dan Pemerintah tempat diperoleh SILPA hingga dengan 2019 sebesar Rp.19.677M.

7. Jumlah guru PNS Daerah pemilik SK Tunjangan Profesi sesuai dengan persyaratan peraturan perundang-undangan sebesar 1,2 juta orang atau 94%, sehingga ada kemungkinan dana tidak terserap sebesar Rp.3.676M.

Perubahan angka sasaran tersebut terjadi alasannya beberapa faktor antara lain: pensiun, mutasi, promosi, tidak memenuhi beban mengajar 24 jam, tidak linier dengan akta pendidiknya yang didapatkan dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik)

8. Jumlah anggaran TPG PNS Daerah tahun 2019 yang berpotensi tidak ditransferkan ke tempat sebesar Rp.23.353M, ialah dari total anggaran TPG PNS Daerah tahun 2019 yang kemungkinan tidak terserap sebesar Rp. 3.676M ditambah SILPA hingga dengan tahun 2019 sebesar Rp19.677M.

9. Berdasarkan uraian di atas, TPG PNS Daerah tahun 2019 Triwulan 3 dan 4 tetap dijamin akan dibayarkan sesuai dengan ketentuan perundangundangan. Penghematan anggaran Rp.23.353M sebagaimana disampaikan Menteri Keuangan (25/8/16) tidak akan mengurangi hak guru peserta TPG.

Kemendikbud mengusulkan Penghentian Penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan Tambahan Penghasilan (Tamsil) Guru Tahun Anggaran 2019 bagi sebagian tempat melalui Surat Sekretaris Jenderal Kemendikbud nomor 33130/A.A1.1/PR/2019 tanggal 1 Juli 2019 kepada Direktur Jenderal
Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan dalam rangka tertib manajemen keuangan dan mendukung upaya penghematan APBN melalui penghentian transfer DAK Non Fisik (Tunjangan Profesi Guru dan Tambahan Penghasilan) yang berpotensi tidak akan terserap.

Penghematan TPG
Pembatalan Transfer TPG Tahun 2019 sebesar Rp23.353M bersumber dari:
1. Sisa TPG s.d. tahun 2019 sebesar Rp.19,7 triliun; dan
2. Penyesuaian jumlah guru PNSD yang mendapatkan TPG dari 1,3 juta guru menjadi 1,2 juta guru.

Silakan Download Perhitungan Dana Transfer Tunjangan Profesi Guru (TPG) Tahun 2019.

Demikian sekilas tentang Perhitungan Dana Transfer TPG Tahun 2019.

Posting Komentar untuk "Perhitungan Dana Transfer Proteksi Profesi Guru (Tpg) Tahun 2019"